Beranda Hukum Kriminal Staf Kecamatan Pujut Datangi Polres Dan Bawaslu. Sebut KAPEK Loteng Tebar Fitnah

Staf Kecamatan Pujut Datangi Polres Dan Bawaslu. Sebut KAPEK Loteng Tebar Fitnah

907
0
BERBAGI

Koresponden Koranmerah [Jumat, 28/6]


Sejumlah Staf Camat Pujut mendatangi Polres Lombok Tengah Dan Bawaslu Lombok Tengah, Jumat [28/6].

Kedatangan mereka untuk melakukan klarifikasi kepada kedua lembaga tersebut terkait laporan yang sebelumnya dilayangkan oleh Koalisi Pencari Keadilan [KAPEK] Lombok Tengah terhadap dugaan penemuan dokumen CI dan CI Plano berhologram yang disebut ditemukan di kantor camat Pujut.

Staf Camat Pujut marah dan merasa difitnah oleh aduan atau laporan KAPEK Loteng tersebut. Karena diantara mereka merasa tidak pernah memberikan dokumen apapun kepada KAPEK Lombok Tengah yang menjadi bahan untuk mengadukan atau melaporkan penemuan dokumen tersebut.

” Kami ingin mengkonfirmasi siapa yang dimaksud staf camat yang di berita itu. tolong tunjukkan namanya kalau ada. Diantara kami tidak ada yang memberikan dokumen apapun ke KAPEK Loteng,” kata Lalu Guntur, salah satu staf camat di Polres Lombok Tengah.

Lalu Guntur mengemukakan bahwa pengaduan dan laporan KAPEK Loteng tersebut mengandung unsur fitnah. Karena selain tidak menyebut nama staf Pujut tapi juga membawa dampak negatif bagi instansi pemerintahan kecamatan Pujut.

” Bisa saja, ada orang yang mengaku staf camat Pujut. Atau sengaja menyebutkan ditemukan di kantor camat Pujut,” sergahnya.

Di Mapolres, petugas di Polres Lombok Tengah mengarahkan agar terlebih dahulu bersurat secara resmi terkait dengan adanya hearing terhadap persoalan dokumen C1 dan C1 Plano ini. Selain itu Petugas Polres Loteng juga menyatakan aduan tersebut sudah di Bawaslu.

Mendengar penjelasan itu, Mereka kemudian bergerak ke kantor Bawaslu Lombok Tengah. Disana mereka diterima oleh komisioner Bawaslu dan staf. Disana mereka meminta kejelasan terhadap pelaporan yang menyangkutkan nama Staf kecamatan Pujut. Namun oleh Komisioner Bawaslu, mereka dijawab bahwa pelaporan tersebut sudah diterima namun masih dalam tahap koordinasi.

Sementara itu, Lalu Suharto, salah seorang staf Pujut menyatakan bahwa perkataan bahwa penemuan dokumen di Kecamatan Pujut harus dicabut dan dipertanggung jawabkan oleh KAPEK Loteng. Karena tidak ada penemuan tersebut.

” Tidak ada penemuan tersebut. KAPEK Loteng harus mempertanggung jawabkan tuduhannya itu karena menyebut menemukan di kantor camat Pujut. Bisa saja dokumen itu dibawa darimana, lalu mengaku ditemukan di kantor Camat Pujut, Numpang lokus kantor Camat. Nama baik kami ini jadi taruhan, sementara PPK juga berkantor lingkungan itu juga,” tandas Suharto.

Sedangkan Camat Pujut Lalu Sungkul yang menyusul stafnya ke Polres dan Bawaslu menegaskan pihaknya kaget dengan penyebutan dugaan penemuan dokumen C1 dan C1 Plano itu di kantor Camat. Apalagi katanya ada tanda tangan saksi dan bisa menggelumbangkan suara.

” Jadi tidak benar berita yang beredar tersebut. itu kan kosong. itu form saja. Tidak ada tulisan kecamatan Pujut. Sekali lagi, Ini kan berdampak negatif bagi instansi pemerintahan Pujut,” tandas Sungkul.

Sungkul juga menegaskan, jika ada penemuan atau pengambilan Dokumen tersebutm, harusnya KAPEK Loteng berkoordinasi ke kantor camat terlebih dahulu, bukan tiba tiba mempublikasi dan melaporkannya.

” Jika ada niat baik, harus dikonfirmasi ke kita. Jika itu ada penemuan atau pengambilan dokumen. Ini tidak ada,” Pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here