Beranda Publik Politik Heboh Video Musik Dangdut di Areal Masjid Islamic Center. Ini Kata MUI...

Heboh Video Musik Dangdut di Areal Masjid Islamic Center. Ini Kata MUI NTB

1260
0
BERBAGI
Video musik di areal masjid Islamic Center yang viral

Koresponden Koranmerah [Minggu, 01/09]


Video Musik Dangdut yang pentas di areal masjid Islamic Center Hubbul Wathon NTB memantik kehebohan masyarakat. Video itu beredar luas dan mendapat kecaman dari banyak kalangan. Video itu pertama kali diunggah lewat akun FB Lalu Wink Haris pada 30 Agustus 2019.

Video tersebut mengundang banyak reaksi, Masyarakat NTB menilai pementasan lagu dangdut di areal masjid itu tidak etis dan dianggap melanggar ketentuan syariat Islam karena masih berada di kawasan Masjid. Pementasan musik dangdut tersebut diketahui digelar saat kegiatan NTB Expo.

Dari informasi yang dikumpulkan atas dokumen izin diberikan pihak pengelola Islamic Center kepada Dinas UMK Koperasi NTB untuk kegiatan NTB Expo dengan memperhatikan sejumlah ketentuan. Salah satunya tidak menggunakan full band termasuk memperhatikan jadwal waktu sholat.

Sementara itu ketua Majlis Ulama Indonesia NTB, Prof Saeful Muslim saat dihubungi mengatakan tidak bisa berkomentar terlalu jauh terkait kehebohan video joged dangdut di areal masjid IC tersebut.

” Saya tidak melihat, bagaimana saya mau menilai. Kan saya harus tahu. Saya tidak mau memberikan nilai terlebih dahulu, karena saya tidak melihat langsung. Nanti saya salah salah memberikan nilai,” kata Saeful.

Lebih lanjut menurut Saeful, harus ada pengkajian terlebih dahulu terhadap apa yang terjadi, karena di lokasi pun ada pengurus masjid dan wakil dirinya dari MUI. Semuanya nanti akan dimintai keterangan terhadap peristiwa itu.

” Kalau itu di dalam masjid, mungkin kita bisa memberikan penilaian, tapi kalau di luar masjid itu bisa kita lihat memang beda pemahaman orang di dalam masjid dan di luar masjid seperti apa,” katanya.

Namun, sekali lagi, Saeful menegaskan tidak bisa tergesa gesa memberikan penilaian. Sampai ia mendapat informasi yang valid. Ia akan mengumpulkan bukti bukti dan penelaahan terhadap persoalan ini.

” Sebab saya juga diwakili oleh yang kebetulan menjadi imam azar tadi itu. Itu kan yang mewakili saya disana. Sehingga kalau ada apa apa, mesti dia memberitahu saya. Tapi sampai sekarang belum ada laporan. berarti tidak terjadi apa-apa, kira kira begitu,” pungkasnya.

” Kita melihat dulu, nanti salah kita menilai, sebelum ada bukti, dan kesaksian siapa yang saya minta,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here