Beranda Hukum Kriminal Cemburu Ada ‘Anu Anu’ di Kebun Singkong, Suami Kalap Dan Main Bacok

Cemburu Ada ‘Anu Anu’ di Kebun Singkong, Suami Kalap Dan Main Bacok

279
0
BERBAGI
Pembunuhan di Desa Mbwi Dompu diduga karena cemburu

Koresponden Koranmerah [Selasa, 3/8]


Kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian kembali terjadi. Seperti yang terjadi  di Kabupaten Dompu tepatnya di Dsn. Palikarawe, Ds. Mbawi, Kec. Dompu, Kab. Dompu, Minggu (01/09) sekitar pukul 17.00 wita.

Kasus penganiayaan yang melibatkan seorang laki – laki berinisial SP (26 th), ke seorang lelaki paruh baya an. Kamaludin (65 th].

Penganiayaan tersebut bermula dari kecemburuan pelaku terhadap korban yang diduga telah memperkosa istrinya pada saat istri pelaku mencari daun singkong di kebun korban. Tetapi pelaku baru sebatas curiga.

Namun karena korban sering berkata poak-poak ke pelaku (yang artinya kemaluan perempuan sudah longgar). Mendengar korban sering mengeluarkan kata poak – poak terhadap istri pelaku sehingga pelaku merasa sakit hati dan terhina akibat ucapan tersebut.

” Pelaku gelap mata kemudian menganiaya korban dengan cara membacok korban menggunakan kapak yang mengenai bagian kepala, leher dan punggung”, jelas Kasat Reskrim Polres Dompu AKP Reza Fahmi, S.IK, MH.

Dijelaskan, setelah menganiaya korban, pelaku sempat mengejar seorang bernanam Halid yang pada saat kejadian berada tidak jauh dari lokasi. Mengetahui hal itu, Halid bergegas lari menyelamatkan diri kemudian melaporkan hal tersebut kepada masyarakat sekitar.

Beruntung, pada saat kejadian salah seorang anggota Sat. Reskrim Polres Dompu berada disekitar lokasi kejadian. Mendengar kejadian tersebut, anggota langsung menuju lokasi kemudian dibantu masyarakat sekitar mengamankan pelaku SP kurang dari 30 menit sesaat setelah kejadian.

Selanjutnya anggota Polsek Dompu yang dipimpin oleh Kapolsek Dompu Ipda Zuharis yang tiba di TKP bersama anggota Sat. Intelkam Res Dompu langsung mengamankan TKP serta membawa jenazah ke RSUD Dompu untuk dilakukan autopsi.

Mendengar kejadian yang menimpa korban, keluarga korban merasa keberatan atas tindakan pelaku sehingga sempat terjadi kericuhan. Dimana, rumah dari orang tua pelaku dilempari batu dan dirusak oleh keluarga korban.

“Dengan sigap, personil Polres Dompu yang tiba di TKP langsung mengamankan serta menenangkan keluarga korban yang sempat melakukan pelemparan dan merusak rumah orang tua dari pelaku”, lanjut AKP Reza.

Kasus penganiayaan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia saat ini telah dalam penanganan pihak Kepolisian Resor Dompu kemudian untuk antisipasi situasi yang berkembang akibat kejadian agar tidak merebak ke isu-isu lain, sampai saat ini anggota Polres Dompu dari Sat. Sabhara, Polsek kota, dan anggota Sat. Intelkam masih berjaga – jaga di lokasi kejadian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here