Beranda Hukum Kriminal Tiga Tahun Penjual Sembako Nyabu, Beli di Karang Bagu Dan Abian Tubuh

Tiga Tahun Penjual Sembako Nyabu, Beli di Karang Bagu Dan Abian Tubuh

122
0
BERBAGI
Kapolres Mataram, AKBP Saeful Alam saat menunjukkan barang bukti narkoba

Koresponden Koranmerah [Sabtu, 7/9]


Penyedia hisapan sabu berinisial ES ditangkap tim satresnarkoba Polres Mataram. Dia ditangkap dirumahnya, Negarasakah Timur, Cakranegara, [3/9].

Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam mengatakan, ES memiliki pekerjaan menjual sembako di rumahnya. Tak disangka, rumahnya itu juga kerap dijadikan sebagai lokasi menghisap sabu.

”ES memiliki kenalan banyak supir trans Jawa-Bali-Nusra,” kata AKBP Saiful Alam,Jumat (6/9).

Para supir yang dikenalnya selalu singgah di kawasan tersebut. ES selalu menyediakan tempat menghisap sabu dirumahnya. ”Uangnya dari para supir. Terkadang juga dari Dia (ES, Red) sendiri,” ucapnya.

Apabila uangnya dari para supir, dia hanya diberikan bonus ikut menghisap sabu. ”Dia dikasih hisap sekali atau dua kali saja,” terangnya.

Jika barang haram tersebut miliknya, para supir memberikannya uang sesuai dengan harga. ”Bayarannya, Rp 250 hingga 300 ribu,” ujarnya.

ES membeli narkoba di dua tempat. Yaitu, di Karang Bagu dan Abian Tubuh. ”Memang dua wilayah itu kerap menjadi lokasi transaksi narkoba di Mataram,” ujarnya.

Dari hasil penggerebekan, tim Satresnarkoba Polres Mataram menemukan beberapa barang bukti. Seperti, tiga bong sabu, puluhan klip, tujuh skop sabu, 14 korek api beserta jarumnya, dua pipa kaca. Serta dua klip berisi sabu.

”Beratnya, 0,64 gram,” tambahnya.

Dari hasil tes urine, ES positif menggunakan narkoba. Penyidik masih mendalami unsur pidananya. ”Untuk sementara ES masih dikatakan sebagai pengguna,” ujarnya.

Sementara itu, tersangka ES mengaku telah mengkonsumsi narkoba selama tiga tahun. Hingga menjadi pengguna akut.

“Belum bisa berhenti menggunakan narkoba,” kata ES.

Setelah ditangkap polisi, dia akan berupaya menjauhi narkoba. ”Saya menyesal. Saya janji tidak akan lagi mengkonsumsi narkoba,” katanya di depan Kapolres.

Atas perbuatannya, ES dikenakan pasal 127 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Tindak Pidana Narkotika. Ancaman hukumannya paling lama dua tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here