Beranda Nasional 45 Persen Parpol, 55 Persen Profesional. TGB Ternyata Tak Masuk Kabinetnya Jokowi

45 Persen Parpol, 55 Persen Profesional. TGB Ternyata Tak Masuk Kabinetnya Jokowi

451
0
BERBAGI
tgb dan jokowi
TGB saat satu mobil bersama Presiden Jokowi Foto: Kaskus

Koresponden Koranmerah [Rabu, 23/10]


Hingga pengumuman menteri kabinet Jokowi Jilid II. Nama M.Zaenul Majdi alias TGB akhirnya tidak masuk Kabinet. Sebelumnya TGB digadang gadangkan oleh sebagian pihak bisa masuk ke Kabinet Jokowi Jilid II sebagai Menteri Agama. Mengingat saat Pilpres kemaren, ia dan organisasi NW mendukung penuh Jokowi sebagai presiden.

Selain itu, mantan Gubernur NTB dua periode itu juga dinilai publik cakap jika menjadi menteri Agama sesui dengan latar belakangnya sebagai tokoh agama sekaligus politisi.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo sudah menekankan, komposisi menteri kabinet periode 2019-2024 dari kalangan profesional 55 persen dan partai politik 45 persen.

Di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu pagi (23/10), Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Maruf Amin melantik 38 menteri dan pejabat setingkat menteri Kabinet Indonesia Maju.

Komposisinya, 21 orang dari profesional dan 17 orang dari parpol.

Berikut nama-nama menteri dan pejabat setingkat menteri Kabinet Indonesia Maju dari kalangan rofesional dan parpol:

Profesional

1. M. Mahfud MD: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan
2. Muhadjir Effendy: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
3. Luhut B. Pandjaitan: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi
4. Pratikno: Menteri Sekretaris Negara
5. M. Tito Karnavian: Menteri Dalam Negeri

6. Retno L.P. Marsudi: Menteri Luar Negeri
7. Fachrul Razi: Menteri Agama
8. Sri Mulyani: Menteri Keuangan
9. Nadiem Anwar Makarim: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
10. Terawan Agus Putranto: Menteri Kesehatan

11. Arifin Tasrif: Menteri ESDM
12. Basuki Hadimuljono: Menteri Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
13. Budi Karya: Menteri Perhubungan
14. Sofyan Djalil: Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN)
15. Erick Thohir: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

16. Teten Masduki: Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM)
17. Wishutama Kusubandio: Menteri Pasiwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
18. Bambang Brodjonegoro: Menteri Riset Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional
19. ST. Burhanuddin: Jaksa Agung
20. Moeldoko: Kepala Staf Kepresidenan
21. Bahlil Lahadalia: Kepala Badan Koordinasi Modal.

Partai politik

PDI Perjuangan
1. Yasonna H. Laoly: Menteri Hukum dan HAM
2. Juliari P. Batubara: Menteri Sosial
3. Tjahjo Kumolo: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB)
4. I Gusti Ayu Bintang Darmawati: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)
5. Pramono Anung Wibowo: Sekretaris Kabinet

Partai Golkar
1. Airlangga Hartarto: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
2. Agus Gumiwang: Menteri Perindustrian
3. Zainudin Amali: Menteri Pemuda dan Olahraga

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
1. Ida Fauziyah: Menteri Ketenagakerjaan
2. Agus Suparmanto: Menteri Perdagangan
3. Abdul Halim Iskandar: Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT)

Partai Nasdem
1. Jhonny G. Plate: Menteri Komunikasi dan Informatika
2. Syahrul Yasin Limpo: Menteri Pertanian
3. Siti Nurbaya: Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Partai Gerindra
1. Prabowo Subianto: Menteri Pertahanan
2. Edhy Prabowo: Menteri Kelautan dan Perikanan

Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
1. Suharso Monoarfa: Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas). [Kantor berita politik Rmol.id]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here