Beranda Hukum Kriminal Gus Muwafiq Diduga Hina Nabi Muhammad, Ini Kata Muhaimin

Gus Muwafiq Diduga Hina Nabi Muhammad, Ini Kata Muhaimin

177
0
BERBAGI
Gus Muwafiq/Net

Editorial Koranmerah [Minggu, 8/12]


Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengajak seluruh umat Islam dan masyarakat Indonesia pada umumnya untuk bisa menahan diri.

Permintaan Cak Imin dilakukan untuk menenangkan sebagian umat yang sedang emosi karena tersinggung dengan ceramah yang disampaikan oleh Kiai Eksentrik Ahmad Muwaffiq atau populer disapa Gus Muwaffiq.

“Kepada umat Islam semua, tidak usah terprovokasi apapun, kedepankan persaudaraan dan kekeluargaan, ukhuwwah Islamiyah,” ujar Cak Imin melalui Twitter pribadinya pada Sabtu (7/12) .

Diketahui sebelumnya dalam sebuah video ceramah Gus Muwafiq di Purwodadi, Jawa Tengah, ulama berambut gondrong ini diduga  menghina Nabi Muhammad SAW.

Gus Muwaffiq disebut-sebut melecehkan masa kecil Rasulullah tanpa referensi yang jelas.

Video ceramah yang didominasi dalam bahasa Jawa tersebut dengan cepat viral. Akibatnya, Gus Muwaffiq pun dilaporkan ke Bareskrim Polri atas tuduhan penistaan agama.

Terbaru, Jumat (6/12) telah terjadi bentrokan yang melibatkan massa Banser Nahdlatul Ulama dengan massa dari Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) dan Forum Umat Islam Surakarta (FUIS).

Merespons bentrokan itu, Cak Imin  mengingatkan kepada umat Islam untuk mengklarifikasi kepada Gus Muwaffiq dan menyelesaikan masalah ini dengan kepala dingin.

“Sejarah konflik membuktikan kerusakan dan kerugian besar. Saatnya membangun khoiro ummah,” lanjutnya. Demikian dilansir Kantor Berita Rmol.Id

Gus Muwafiq jadi sorotan setelah ceramahnya di Purwodadi, Jawa Tengah, baru-baru ini viral dan jadi polemik. Dalam ceramahnya, ia menggambarkan masa kecil Nabi Muhammad yang tak jauh beda dengan pada umumnya anak kecil.

“Nabi lahir biasa saja, enggak usah tiba-tiba dibuat bersinar,” katanya dalam ceramah yang tersebar di YouTube.

“Kalau bersinar ketahuan, dipotong sama temannya Abrahah. Ada yang menceritakan, Nabi lahir bersinar sampai langit. Kalau begitu ya dicari orang Yahudi, dibunuh. Biasa saja, lahir. Masa kecilnya rebes, ikut mbah. Anak kecil itu kalau ikut mbah pasti tidak terlalu terurus, di mana-mana. mbah itu di mana saja kalau mengurusi anak kecil itu tidak bisa,” ujarnya.

Gus Muwafiq sudah meminta maaf dan mengatakan tak bermaksud menghina Nabi Muhammad, kendati banyak pendukungnya yang menyebarkan rujukan kitab-kitab sejarah soal isi ceramahnya itu. Namun, ceramahnya kadung liar sehingga anggota Front Pembela Islam (FPI) bernama Amir Hasanudin melaporkan Gus Muwafiq ke polisi dengan tudingan penghinaan kepada Nabi Muhammad.

“Alhamdulillah, laporan secara resmi diterima hari ini sehubungan dengan dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Muwafiq di Desa Tempel, Purwodadi pada November 2019 lalu,” kata kuasa hukum Amir, Azis Yanuar, di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu 4 Desember 2019.dilansir Viva.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here