Beranda Berita Foto Mataram Berlakukan Jam Malam, Lapak Dan Tongkrongan di Bubarkan

Mataram Berlakukan Jam Malam, Lapak Dan Tongkrongan di Bubarkan

0
BERBAGI
Petugas gabungan, TNI, Polri dan Pol PP kota Mataram saat menutup paksa lapak dan tongkrongan karena pemberlakuan jam malam akibat virus Covid 19.

Koresponden Koranmerah.com


Petugas gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP di Kota Mataram, NTB, membubarkan lapak-lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih buka di emperan jalan, kawasan wisata serta taman kota,(28/3), pukul 22.00 Wita.

Pembubaran ini sesuai komitmen Pemerintah Kota Mataram yang mulai memberlakukan jam malam atau pembatasan waktu keluar rumah bagi seluruh warga Kota Mataram.

Kerumunan warga atau anak muda yang masih terlihat di sudut kota, juga menjadi target aparat gabungan untuk dibubarkan. Mereka yang masih berkeliaran di luar rumah, diminta petugas untuk segera pulang.

“Pembubaran lapak PKL termasuk yang ada kerumunan, kita stop, kita bubarkan. Kegiatan ini kita laksanakan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona,” kata Kabid trantibum Satpol PP Kota Mataram M.Israk Tantowi.

Sedangkan Kasat Sabhara Polresta Mataram AKP I Gede Sumadra Kerthiawan mengatakan bahwa kegiatan tersebut digelar sebagai salah satu upaya dalam menciptakan situasi kondusif di Wilayah Hukumnya.

“Kegiatan ini akan terus dilakukan secara rutin hingga ancaman virus corona tidak ada lagi,” kata AKP I Gede Sumadra Kerthiawan.


BACA JUGA: Tidak Hanya Pasar Tradisional, Pemerintah Juga Diminta Tegas Ke Toko Ritel


Rombongan petugas gabungan memulai giat pemantauan situasi dari Pendopo Wali Kota Mataram, di Jalan Pejanggik, pusat perkotaan. Taman Sangkareang, yang berada di sebelah Selatan Pendopo Wali Kota Mataram, menjadi areal pertama yang dipantau petugas gabungan.

Dari areal taman yang berada di pusat perkotaan ini, lampu penerang terlihat sudah dipadamkan. Meski demikian, masih nampak sejumlah lapak PKL yang buka.

Namun setelah melihat rombongan petugas gabungan datang menghampirinya dan mengimbau dengan alat pengeras suara agar menutup lapak dagangannya, si pemilik langsung berkemas barang.

Begitu juga yang terpantau di sepanjang Jalan R. Suprapto, dekat komplek pertokoan Mataram Square, dan sekitaran Taman Malomba, Kecamatan Ampenan.

Rombongan petugas yang datang menghampiri, langsung meminta pemiliknya untuk menutup lapak dan pulang ke rumah masing-masing. Lapak-lapak dagangan yang masih buka di sekitar areal Taman Jangkar Kota Toea Ampenan, turut menjadi sasaran para petugas.


BACA JUGA: Jubir Gugus Tugas Covid-19 Ini Dinyatakan Positif Corona


Pengecekan juga berlanjut sampai pada kawasan wisata Pantai Ampenan yang berada di sebelah Barat Kota Mataram. Namun dari pantauan, nampak sejumlah pemuda setempat sudah berjaga serta memasang palang pintu di gerbang utama. Mereka melarang pengunjung untuk datang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here