Beranda Publik Politik Tanggapi Kerja Pansus Covid 19, Sekda Loteng: Kita Siap Layani

Tanggapi Kerja Pansus Covid 19, Sekda Loteng: Kita Siap Layani

0
BERBAGI
Sekda Lombok Tengah, M.Nursiah saat bersama Kabag Humas Dan Protokol, Lalu Herdan.

Koresponden Koranmerah.com


Menanggapi terbentuknya panitia khusus [Pansus] Covid 19, Sekretaris Daerah Lombok Tengah menyatakan menyambut baik terbentuknya Pansus yang dihajatkan untuk mengusut persoalan penanganan Covid 19 di Lombok Tengah itu.

Menurut Nursiah, tindakan Dewan membentuk pansus dapat dinilai sebagai bentuk pelaksanaan fungsi yang diemban selaku anggota dewan,” Itu kan kewenangan DPRDlah, mungkin itu fungsi kontrol, kita siap layani, ” katanya.

Lebih lanjut Nursiah menjelaskan dia selaku pimpinan tertinggi dan jajaran birokrasi terkait akan kooperatif terhadap segala kerja yang berkaitan dengan penanggulangan covid 19 di Lombok Tengah,” Dipanggil kita hadir, kita datang, minta data kita berikan. Itu biasa hubungan fungsi antara eksekutif dengan legislatif,” kata mantan Kabag Keuangan Loteng ini.

Pembentukan Pansus Covid 19 oleh DPRD Loteng bagi Nursiah bukan persoalan. Hal ini terbiasa dalam urusan birokrasi hubungan kedua lembaga. Mantan Asisten 3 itu meyakini pembentukan pansus ini bertujuan baik sebagai bentuk kepedulian anggota selaku wakil rakyat terhadap pelaksanaan penanganan Covid 19 di Lombok Tengah.

” Ya ndak ada [masalah]. bentuk perhatian beliu beliu untuk melaksanakan fungsi pengawasan,” tambahnya.

Sebelumnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah [DPRD] Lombok Tengah akhirnya ketuk palu pembentukan Panitia Khusus Covid 19 melalui rapat paripurna, [10/6/2020].

Pansus Covid 19 ini diusulkan oleh 7 fraksi diluar Golkar dan Gerindra yang notabene adalah partai pengusung Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah.

Rapat Paripurna yang dipimpin ketua DPRD Lombok Tengah, M.Tauhid menetapkan Suhaimi sebagai ketua Pansus dan Lege Warman sebagai wakil ketua Pansus. Pembentukan Pansus ini setelah melewati proses di Badan Musyawarah yang diputuskan untuk dijadwalkannya pembentukan Pansus Covid 19 melalui rapat paripurna.

Penggagas Pansus, Lege Warman sekaligus wakil ketua Pansus menyebutkan ruang lingkup kerja Pansus secara menyeluruh terhadap pelaksanaan penanganan Covid 19 di Lombok Tengah. termasuk soal Anggaran yang menurut hitungan dewan mencapai Rp.391 Milliar dari keterangan TAPD yang sebelumnya sekitar Rp.36 Milliar.

” Ada yang bilang hanya masker, tidak. Semua pokok kita akan dalami, Informasi akan kita serap semua,” katanya.

” Katanya baru Rp.36 Milliar yang terpakai. Ini juga perlu kita dalami kemana anggaran itu,” pungkas ketua DPC PBB itu.

Pansus akan memanggil semua pihak untuk mengusut penanganan covid 19, termasuk memanggil tenaga medis dan pasien,” Katanya setiap pasien menghabiskan anggaran hingga RP.148 juta, itu untuk apa saja, kita akan telusuri,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here