Beranda Hukum Kriminal Tak Hadiri Panggilan, Kejari Praya Jadwal Ulang 5 Pengurus Bumdes Jago

Tak Hadiri Panggilan, Kejari Praya Jadwal Ulang 5 Pengurus Bumdes Jago

1
BERBAGI
Kasi Intel Kejari Praya, Catur Hidayat Putra.

Koresponden Koranmerah.com


Kejaksaan Negeri Praya memanggil 5 pengurus Bumdes Desa Jago, Kecamatan Praya Lombok Tengah. Mereka terdiri dari pengurus dan Bendahara Bumdes. Pemanggilan pengurus Bumdes ini untuk menindaklanjuti aduan masyarakat yang sebelumnya melaporkan adanya dugaan Penyelewengan Anggaran Bumdes dari tahun 2015 sampai 2019.

Namun pada pemanggilan pertama pada Senin [6/7/2020], kelima orang tersebut tidak hadir.

” Jadi karena ada laporan, kami atas laporan tersebut sesui prosedur kami lakukan tindak lanjut ke tingkat klarifikasi dulu, apakah benar tidak laporan ini, belum kita periksa prosedurnya. Cuma kemaren ada yang kami minta untuk klarifikasi cuman belum bisa hadir dan itu disampaikan secara lisan dan tulisan oleh pengacaranya,” terang Kasi Intel Kejari Praya, Catur Hidayat Putra.[7/7/2020].

Atas ketidakhadiran lima pengurus ini, pihak Kejari Praya akan kembali menjadwalkan ulang dalam pekan ini. Sebelumnya Kejari Praya juga sudah meminta klarifikasi satu orang pengurus Bumdes. Klarifikasi ini juga nantinya akan mengarah ke aparat desa termasuk Kepala Desa.

” Ini kan semua nanti ya. Semua nanti. Tapi kan belum, ini masih tahap klarifikasi belum pemeriksaan apa, masih klarifikasi sifatnya,” kata pria yang kerab dipanggil Yabo ini.

Pria asal Dompu itu menjelaskan jika hasil pemanggilan klarifikasi nantinya ditemukan adanya bukti permulaan yang mengarah pada dugaan penyelewangan anggaran sesui dengan yang dilaporkan, maka pihaknya akan meningkatkan ke tahap selanjutnya.

” Ketika ada kami menemukan sesuatu, mungkin seperti apa sikap kami pasti ada,” tandasnya.

Sementara itu, sebelumnya Kepala Desa (Kades) Jago, Deni Wirawan saat dikonfirmasi wartawan meyakini bahwa dipengurusan Bumdes Jago yang dilantiknya diawal jabatan pada awal tahun 2019 lalu, sudah sesuai dengan semestinya.

“Kalau ditahun 2019 – 2020 yang sekarang saya rasa tidak ada dugaan sama sekali. Apalagi oleh pengurus yang sekarang, karena personil yang sekarang pembukuannya jelas, administrasi tentang keuangan-nya jelas. Musdes pertanggungjawaban juga ada” terangnya via pesan singkat.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here