Beranda Traveling dan Wisata Diberitakan Jadi Tersangka Dan Ditahan, Begini Kata Ketua BPPD Lombok Tengah

Diberitakan Jadi Tersangka Dan Ditahan, Begini Kata Ketua BPPD Lombok Tengah

0
BERBAGI
Koresponden Koranmerah.com

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Lombok Tengah, Ida Wahyuni dikabarkan menjadi tersangka dan ditahan dalam dugaan penipuan pengadaan tiket Moto GP yang digelar pada bulan Maret 2022 lalu.
Dimana Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat menetapkan tersangka kasus dugaan penipuan dalam penjualan tiket MotoGP yang berlangsung pada Maret 2022 di Sirkuit Mandalika. Tersangka dalam kasus ini berinisial IW, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Tengah.
“Oknum ketua BPPD ini kami tetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara,” ucap Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB Komisaris Besar Polisi Teddy Ristiawan di Mataram, seperti dilansir Antara, Rabu (14/9/2022).
Menanggapi pemberitaan tersebut, ketua BPPD Loteng, Ida Wahyuni menepis tudingan penipuan tersebut, ia menyebut menyebut bahwa proses pengembalian uang yang dimaksud sudah dilakukannya.
” Padahal saya sudah transfer (pengembalian uang itu) sejak maret. Saya heran saya sudah selesaikan maret april tapi dia buat laporan bulan maret,” katanya via seluler saat dikonfirmasi, Rabu (14/09/2022).
Ia lalu mengirimkan bukti transfer sejumlah dana dengan tujuan kepada seseorang berinisial IPN, ” Dia yang batalin sepihak karena nggak mau nunggu saya sedangkan tiket sudah dibayar” tukasnya.
Dia juga membantah ditangkap atau ditahan di Mapolda NTB dengan mengirimkan lokasi terkininya,” saya sekarang sedang di rumah,”tandas ida.
Lebih lanjut, dia menduga bahwa pelaporannya ke Polda NTB lebih dekat pada motif politik meski tidak menyebut secara detail politik yang dimaksud.
” kita lihat saja nanti, intinya saya sudah itikad baik menyelesaikan dan saya mau semuanya diselesaikan dengan baik,” Pungkasnya. (km)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here