Pegiat LSM Kasta NTB menyoroti 2 bangunan Polindes di Desa Ungge, kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah yang tidak dioperasikan oleh pemerintah desa dan dinas Kesehatan Lombok Tengah.
Dimana bangunan Polindes di dusun Iting Bengkel yang berada di pusat desa Ungge, sampai saat ini tidak difungsikan lagi setelah direhab tahun 2018 lalu. Sementara itu, satu bangunan Polindes di dusun Dasan Batu Bolong sejak dibangun 5 tahun lalu, hingga saat ini belum juga difungsikan hingga bangunnya rusak.
” 2 Polindes desa Ungga tidak berfungsi sebagai pelayanan masyarakat sehingga sangat berdampak buruk bagi masyarakat desa Ungge, ” Kata ketua Divisi Hukum Kasta NTB, Apriadi Abdi Negara saat memberikan keterangan pers kepada media di Praya.
Untuk itu Dia meminta tindakan tegas pemerintah daerah kabupaten Lombok Tengah melalui Dinas Kesehatan untuk segera mengaktifkan kembali Polindes desa Ungga di dusun Iting Bengkel yang sudah direhab tersebut dan mengaktifkan kembali seorang bidan bernama Endang yang sudah mengabdi hampir 15 tahun yang kini dinonaktifkan.
” Kami melakukan investigasi kami menduga antara pejabat desa dan UPT Puskesmas sangat bertele tele. Kami menduga ada oknum pemerintah desa Ungga yang sengaja tidak ingin mengaktifkan kembali Polindes Ungga,” kata pria kerab dipanggil Abdi ini.
Akibat tidak aktifnya Polindes ini, Abdi menyatakan sangat merugikan masyarakat yang khususnya ibu hamil yang sangat membutuhkan penanganan cepat.
” Kami dalam waktu dekat akan mendatangi pemerintah daerah dan DPRD Loteng dan kami meminta pada Pemda Loteng untuk melakukan mutasi terhada kepala UPT Puskesmas Praya Barat Daya yang sangat lamban menangani persoalan ini dalam waktu dekat kami akan melakukan aksi masa ke Puskesmas Prabarda bertempat di desa Darek,” pungkasnya.
Sementara itu kadis Kesehatan Lombok Tengah, Omdah yang coba dihubungi via sambugan telepon tidak aktif nomornya.