Beranda Publik Politik Ibu Menyusui Harus Tetap Sehat di Tengah Pandemi

Ibu Menyusui Harus Tetap Sehat di Tengah Pandemi

0
BERBAGI
 Hj. Niken Saptarini Widyawati, selaku ketua TP-PKK NTB.
Koresponden Koranmerah.com

dr. Nurhandini Ekadewi dokter spesialis anak sekaligus Asisten III Setda NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi menyatakan pemberian ASI Ekslusif tetap harus dilakukan selama pandemi Covid-19.
Bahkan ibu penderita Covid-19 tetap dapat memberikan ASInya kepada bayi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat atau dengan cara memerah ASI.
Hal tersebut dijelaskan Eka dikarenakan belum ada bukti transmisi vertikal dari ibu ke janin, serta tidak ditemukan SARS-Cov-2 dalam ASI ibu yang terkonfirmasi positif Covid-19.
“Ibu yang terkonfirmasi positif Covid-19 dapat terus menyusui bayinya atau memerah asinya dengan penerapan protokol kesehatan yang benar-benar ketat,” tegas dr. Eka, Kamis (26/08/2021).
Menurut Data Dinas Kesehatan Provinsi NTB, jumlah persentase bayi yang mendapatkankan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) selama tahun 2020 di NTB mencapai 90,867 bayi. Jumlah tersebut terbilang meningkat dari tahun sebelumnya. Di mana bencana Gempa mempengaruhi pemberian ASI ibu-ibu di NTB yang berada pada angka 20,3% di bawah rata-rata nasional.
Namun, peningkatan tersebut bukan tanpa tantangan. Hj. Niken Saptarini Widyawati, selaku ketua TP-PKK NTB, menekankan ibu menyusui tetap membutuhkan dukungan penuh dari Ayah, Keluarga, dan Lingkungan sekitarnya terlebih di masa Pandemi Covid-19. Agar pemberian ASI Ekslusif bisa dilakukan secara maksimal.

Menurut Data Dinas Kesehatan Provinsi NTB, jumlah persentase bayi yang mendapatkankan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) selama tahun 2020 di NTB mencapai 90,867 bayi. Jumlah tersebut terbilang meningkat dari tahun sebelumnya. Di mana bencana Gempa mempengaruhi pemberian ASI ibu-ibu di NTB yang berada pada angka 20,3% di bawah rata-rata nasional.

” Ibu menyusui tetap membutuhkan dukungan penuh dari Ayah, Keluarga, dan Lingkungan sekitarnya terlebih di masa Pandemi Covid-19. Agar pemberian ASI Ekslusif bisa dilakukan secara maksimal,” pungkas Hj. Niken Saptarini Widyawati, selaku ketua TP-PKK NTB.(Bd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here