Beranda Hukum Kriminal Damaikan Mekar Sari Di Masjid Agung, Sekda Minta Selesaikan Konflik Dengan...

Damaikan Mekar Sari Di Masjid Agung, Sekda Minta Selesaikan Konflik Dengan Musyawarah

518
0
BERBAGI
Sekda Lombok Tengah, M.Nursiah saat memberikan arahan terhadap Panitia Pilkades, Bakal Calon yang tidak lolos dan para tokoh Desa Mekar Sari.Sabtu, (6/10)

Koresponden Koranmerah ( Sabtu, 10/6)


Sekda Lombok Tengah mengumpulkan sejumlah tokoh dari Desa Mekar Sari di Masjid Agung Praya. Dalam pertemuan ini dihadirkan juga Panitia Pilkades Mekar Sari dan Dua Bakal Calon yang tidak lolos menjadi calon Kepala Desa. Dimana seteru di Pilkades Mekar Sari ini masih berlangsung karena tidak lolosnya dua bakal calon dari 4 bakal calon yang ada di desa itu.

Mereka diberikan arahan untuk menyelesaikan persoalan ini secara kearifan lokal dengan musyawah dan mufakat. Harapannya polemik Pilkades Mekar Sari usai dengan adanya kesepakatan antara Panitia Pilkades dengan para Bakal Calon yang tidak lolos. Dimana mereka sebelumnya menuding Panitia Pilkades Mekar Sari sengaja tidak meloloskan mereka.

Dalam pertemuan itu juga antara kedua belah pihak diminta untuk berdamai dan bersalaman sehingga persoalan ini cepat selesai. Tidak ada dialog dalam pertemuan ini, mereka hanya diberikan arahan agar kembali ke desa dan menyelesaikan persoalan ini dengan cara kekeluargaan.

Sementara itu, Sekda M.Nursiah dimintai konfirmasi, membenarkan telah mengadakan pertemuan di Masjid Agung Praya dengan menghadirkan sejumlah tokoh, Panitia dan Bakal Calon Kepala Desa yang tidak lolos.

“ Bagaimana penyelesaian di tingkat desa dengan bermusyawarah. Jangan malah sama-sama ngotot-ngotot, Kan bisa dengan cara bermusyawah. Kalau kabupaten kan, pembinaan dan pengawasan, yang penting aman di bawah.” Ujar Sekda.

Merespon hanya ada dua calon yang lolos, Sekda Nursiah menegaskan dalam pertemuan itu, ia meminta pihak panitia dan bakal calon yang tidak lolos agar segera menggelar musyawarah.

“ Jadi Musyawah itu mereka terjemahkan sendiri. Jangan kita masuk. Prinsip kita, tidak bisa mengarahkan secara teknis operasional begini-begini, tentu dia (Panitia Pilkades) yang menyikapi kondisi, tapi tetaplah berpedoman pada aturan yang ada.” Tambahnya.

Sekda menyayangkan kondisi yang terjadi di desa Mekar Sari. Ia berharap dengan penyelesaian secara musyawarah, tidak terjadi bentrokan yang justru merugikan masyarakat desa Mekar Sari.

“ Tapi tadi kondisinya bagus, bersalaman. kan di masjid tempat musyawarah. Cuma apapun hasilnya, itu otoritas merekalah.” Bebernya.

Sekda menegaskan, Pengawas tidak bisa memberikan rekomendasi dengan memberikan keputusan tertentu.

“ Bagaimana aman, itu sajalah.” Pungkas mantan Camat Praya Timur ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here