Beranda Nasional 30an Orang di Lombok Gelar Aksi Tolak Kedatangan Neno Warisman

30an Orang di Lombok Gelar Aksi Tolak Kedatangan Neno Warisman

1197
0
BERBAGI
Suasana unjuk rasa 30an massa tolak kedatangan Neno Warisman datang ke Lombok

Koresponden Koranmerah [Senin,24/12]


Rencana kedatangan Neno Warisman ke Lombok, NTB pada tanggal 26 Desember mendatang menapat penolakan dari sekelompok orang yang menyebut dirinya Koalisi Cinta Damai.

Sekitar 30an orang ini menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor gubernur NTB hari ini, Senin [24/12]. Mereka menyuarakan penolakan mereka terhadap Neno dengan alasan Neno kerap mengundang kontroversial di setiap kunjungannya di daerah-daerah.

” Kita ketahui bersama di berbagai daerah yang dihadiri oleh Neno Warisman selalu kontroversial, selalu ditolak, tentu ini ada sebabnya, tidak pokoknya nolak. Setelah kami tracking di berbagai media, memang kami temukan video dakwah dalam berbagai gerakan beliau menjelang pilpres ini, bagi saya pribadi dan kawan kawan itu meresahkan.” Kata Taufik, koordinator aksi ini.

Lebih lanjut Taufik berkelit tidak ada maksud mereka untuk menolak siapa pun datang ke NTB, tapi khusus untuk Neno, menurutnya pantas ditolak dengan alasan meresahkan tersebut.

” Tidak ada kapasitas kami untuk menolak siapapun yang datang ke NTB. Prabowo datang waktu itu gak kami demo, begitupun waktu Sandiaga Uno datang, kami apresiasi kok kedatangan beliau beliau.” Katanya.

Lebih lanjut, Taufik meminta publik untuk menonton video Neno di berbagai daerah. menurutnya ceramah Neno yang berkaitan dengan tagar Ganti Presiden berpotensi memecah belah bangsa.

” Beda halnya dengan kedatangan Neno Warisman, silahkan anda tonton video video nya di youtube dalam deklarasi #2019gantipresiden. Menurut kami tidak elok seorang yang faham agama membangun narasi politik yang bagi kami dapat memecah belah kerukunan kita.” Ujarnya.

Ia juga menyebut kondisi NTB saat ini aman, Taufik khawatir kedatangan Neno akan memperkeruh situasi,” bagi kami yang pilih Prabowo silahkan, yang pilih jokowi juga silahkan. Jangan ada provokasi atau politisasi terhadap situasi Pilpres. Cukup sudah kami tonton di medsos, tv dan berita.” Tandasnya.[km]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here